Perbedaan dYdX dan Taiko: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Taiko diperdagangkan di Rp1.502 (kapitalisasi pasar Rp300,94M, volume 24 jam Rp119,85M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Taiko, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 201,8M / 1B TAIKO (21%) milik Taiko. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Taiko selama 5 Hari.
| DYDX | TAIKO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp300,94M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp119,85M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 201,8M / 1B TAIKO (21%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Taiko adalah ZK-Rollup setara Ethereum yang sepenuhnya open-source dan permissionless, dirancang untuk men-scalekan Ethereum secara native. Platform ini menawarkan pengalaman serupa Ethereum sambil menjaga desentralisasi penuh—siapa pun dapat menjalankan node, proposer, atau prover Taiko tanpa kontrol terpusat. Taiko memanfaatkan Ethereum block builders untuk menyusun blok dan transaksi, mendesentralisasi set sequencer sekaligus mewarisi keamanan dan jaminan liveness dari layer dasar. Jaringan ini mendukung lebih dari 100 proyek di berbagai sektor, termasuk DeFi, Gaming, media sosial, infrastruktur, dan tooling.
Selengkapnya di halaman TAIKO →