Perbedaan dYdX dan Streamflow: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Streamflow diperdagangkan di Rp185,1 (kapitalisasi pasar Rp46,67M, volume 24 jam Rp5,61M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 41,6× kapitalisasi pasar Streamflow, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 251,9M / 1B STREAM (26%) milik Streamflow. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Streamflow selama 26 Hari.
| DYDX | STREAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp46,67M |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp5,61M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 251,9M / 1B STREAM (26%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Streamflow menghadirkan infrastruktur token yang aman, mudah digunakan, dan andal untuk menciptakan serta mendistribusikan token di sepanjang siklus hidupnya—dari peluncuran hingga jatuh tempo. Dengan menyelesaikan masalah ketidakselarasan insentif, Streamflow memastikan ekonomi token yang berkelanjutan.
Selengkapnya di halaman STREAM →