Perbedaan dYdX dan Somnia: dYdX diperdagangkan di Rp1.957 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp34,93M), sedangkan Somnia diperdagangkan di Rp1.605 (kapitalisasi pasar Rp387,09M, volume 24 jam Rp39,79M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Somnia, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 243,2M / 1B SOMI (25%) milik Somnia. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Somnia selama 33 Hari.
| DYDX | SOMI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp387,09M |
Volume (24h) | Rp34,93M | Rp39,79M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 243,2M / 1B SOMI (25%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Somnia adalah blockchain Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk aplikasi real-time berskala besar di bidang gaming, sosial, metaverse, dan DeFi. Arsitektur MultiStream miliknya mampu memproses lebih dari satu juta transaksi per detik dengan finalitas sub-detik, menghadirkan skalabilitas tanpa hambatan sekaligus menjaga desentralisasi. Dengan eksekusi EVM terkompilasi, IceDB untuk latensi ultra-rendah, dan kompresi canggih, Somnia memastikan interaksi berkecepatan tinggi dan berbiaya rendah untuk aplikasi konsumen generasi berikutnya.
Selengkapnya di halaman SOMI →