Perbedaan dYdX dan Reserve Rights: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Reserve Rights diperdagangkan di Rp22,05 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp72,64M). Perbedaan utamanya: dYdX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 62,6B / 100B RSR (63%) milik Reserve Rights. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Reserve Rights selama 43 Hari.
| DYDX | RSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp72,64M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 62,6B / 100B RSR (63%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Reserve Rights merupakan token ERC-20 yang bisa digunakan sebagai token tata kelola untuk Reserve stablecoins (RTokens), di mana perubahan RTokens dapat diusulkan dan di-vote dengan RSR. Tidak seperti umumnya stablecoin yang nilainya didukung cadangan dolar AS dalam rekening bank di bawah kendali penerbit stablecoin atau kustodian tepercaya, stablecoin Reserve didukung oleh beberapa mata uang kripto yang dikelola oleh kontrak pintar.
Selengkapnya di halaman RSR →