Perbedaan dYdX dan Roam: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Roam diperdagangkan di Rp135,78 (kapitalisasi pasar Rp48,26M, volume 24 jam Rp25,49M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 40,4× kapitalisasi pasar Roam, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 355,7M / 1B ROAM (36%) milik Roam. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Roam selama 6 Hari.
| DYDX | ROAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp48,26M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp25,49M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 355,7M / 1B ROAM (36%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Roam adalah jaringan nirkabel terdesentralisasi terbesar di dunia. Proyek ini berfokus membangun jaringan nirkabel global dengan akses terbuka yang menyediakan koneksi otomatis, memungkinkan perpindahan mulus antar jaringan, serta menjamin konektivitas aman bagi individu, perangkat pintar, dan agen AI. Dengan memanfaatkan infrastruktur kredensial berbasis blockchain, Roam telah mendorong adopsi luas WiFi OpenRoaming, menghadirkan layanan eSIM pintar global, dan menciptakan lapisan data terlindungi privasi untuk aplikasi AI.
Selengkapnya di halaman ROAM →