Perbedaan dYdX dan iExec RLC: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan iExec RLC diperdagangkan di Rp5.216 (kapitalisasi pasar Rp453,84M, volume 24 jam Rp20,68M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar iExec RLC, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 87M / 87M RLC (100%) milik iExec RLC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan iExec RLC selama 34 Hari.
| DYDX | RLC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp453,84M |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp20,68M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 87M / 87M RLC (100%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →iExec (RLC) adalah penyedia utama komputasi terdesentralisasi berbasis blockchain yang terkemuka. Blockchain digunakan untuk mengatur jaringan pasar di mana orang dapat memonetisasi daya komputasi mereka serta aplikasi dan bahkan kumpulan data. iExec dapat mendukung aplikasi di bidang-bidang seperti data besar, kesehatan, AI, rendering, dan tekfin. iExec didirikan pada 16 Oktober 2016, dengan tujuan untuk menciptakan kembali komputasi cloud melalui pembuatan paradigma komputasi cloud baru.
Selengkapnya di halaman RLC →