Perbedaan dYdX dan BENQI: dYdX diperdagangkan di Rp2.315 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,44 (kapitalisasi pasar Rp147,78M, volume 24 jam Rp8,25M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 13,2× kapitalisasi pasar BENQI, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| DYDX | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp147,78M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp8,25M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →