Perbedaan dYdX dan Ponke: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Ponke diperdagangkan di Rp392,47 (kapitalisasi pasar Rp216,91M, volume 24 jam Rp33,62M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 8,9× kapitalisasi pasar Ponke, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 555,5M / 555,6M PONKE (100%) milik Ponke. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Ponke selama 11 Hari.
| DYDX | PONKE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp216,91M |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp33,62M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 555,5M / 555,6M PONKE (100%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →PONKE adalah aset digital baru yang dibuat di jaringan Solana, terkenal dengan transaksi cepat dan biaya rendah. Token ini menonjol karena pendekatan tokenomiknya yang unik, dengan total pasokan 555 juta token. PONKE dirancang untuk memenuhi kebutuhan trader online dan penggemar game, memberikan pengalaman yang lancar dan menyenangkan. Listing di bursa crypto besar meningkatkan aksesibilitasnya, sementara pendekatan berbasis komunitas mendorong keterlibatan pengguna melalui fitur seperti 'helmet' dan saluran media sosial aktif.
Selengkapnya di halaman PONKE →