Perbedaan dYdX dan Pepe: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Pepe diperdagangkan di Rp0,0496 (kapitalisasi pasar Rp20,47T, volume 24 jam Rp2,71T). Perbedaan utamanya: Pepe jauh lebih besar — sekitar 10,5× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 413,8T / 413,8T PEPE (100%) milik Pepe. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Pepe selama 52 Hari.
| DYDX | PEPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp20,47T |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp2,71T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 413,8T / 413,8T PEPE (100%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 52 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →PEPE adalah memecoin deflasi yang diluncurkan di Ethereum. Mata uang kripto ini dibuat sebagai penghargaan untuk meme internet Pepe the Frog, yang dibuat oleh Matt Furie, yang mendapatkan popularitas di awal tahun 2000-an. Proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan popularitas koin meme, seperti Shiba Inu dan Dogecoin, dan berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai salah satu mata uang kripto berbasis meme teratas. PEPE mengimbau komunitas mata uang kripto dengan melembagakan kebijakan tanpa pajak, sistem redistributif yang memberi penghargaan kepada pemilik jangka panjang, dan mekanisme pembakaran untuk mempertahankan kelangkaan koin PEPE.
Selengkapnya di halaman PEPE →