Perbedaan dYdX dan Open Gradient: dYdX diperdagangkan di Rp1.966 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp36,82M), sedangkan Open Gradient diperdagangkan di Rp1.641 (kapitalisasi pasar Rp350,49M, volume 24 jam Rp179,11M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Open Gradient, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 213,8M / 1B OPG (22%) milik Open Gradient. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Open Gradient selama 5 Hari.
| DYDX | OPG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp350,49M |
Volume (24h) | Rp36,82M | Rp179,11M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 213,8M / 1B OPG (22%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 5 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →OPG adalah aset native dari Open Gradient, protokol yang berfokus pada kolaborasi, koordinasi, dan pertukaran nilai di sekitar model AI serta output yang dihasilkan AI. Ekosistem ini menggabungkan infrastruktur blockchain dan kecerdasan buatan untuk mendukung partisipasi terdesentralisasi dalam pengembangan, penerapan, dan pemanfaatan teknologi AI.
Selengkapnya di halaman OPG →