Perbedaan dYdX dan Nillion: dYdX diperdagangkan di Rp2.315 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp614,14 (kapitalisasi pasar Rp284,98M, volume 24 jam Rp275,34M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 6,8× kapitalisasi pasar Nillion, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Nillion terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Nillion selama 9 Hari.
| DYDX | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp284,98M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp275,34M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 465,2M NIL |
Typical Hold Time | 55 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →