Perbedaan dYdX dan Nexo: dYdX diperdagangkan di Rp1.966 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp36,82M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp13.002 (kapitalisasi pasar Rp8,41T, volume 24 jam Rp79,65M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 646,1M / 1B NEXO (65%) milik Nexo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| DYDX | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp8,41T |
Volume (24h) | Rp36,82M | Rp79,65M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →