Perbedaan dYdX dan Metaplex: dYdX diperdagangkan di Rp1.962 (kapitalisasi pasar Rp1,67T, volume 24 jam Rp36,9M), sedangkan Metaplex diperdagangkan di Rp423,79 (kapitalisasi pasar Rp202,34M, volume 24 jam Rp16,87M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Metaplex, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 477M / 1B MPLX (48%) milik Metaplex. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Metaplex selama 15 Hari.
| DYDX | MPLX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,67T | Rp202,34M |
Volume (24h) | Rp36,9M | Rp16,87M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 477M / 1B MPLX (48%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 15 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Metaplex memainkan peran penting dalam salah satu ekosistem pengembang terbesar di dunia blockchain dengan menyediakan infrastruktur on-chain yang dibutuhkan untuk membuat hampir semua token dan NFT di Solana dan Solana Virtual Machine (SVM). Platform ini digunakan oleh launchpad, marketplace, game, dompet, dan berbagai aplikasi terkemuka lainnya, menghasilkan pendapatan dan volume transaksi yang signifikan melalui infrastrukturnya.
Selengkapnya di halaman MPLX →