Perbedaan dYdX dan MovieBloc: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan MovieBloc diperdagangkan di Rp12,54 (kapitalisasi pasar Rp242,66M, volume 24 jam Rp29,63M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar MovieBloc, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 19,5B / 30B MBL (66%) milik MovieBloc. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan MovieBloc selama 62 Hari.
| DYDX | MBL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp242,66M |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp29,63M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 19,5B / 30B MBL (66%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 62 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →