Perbedaan dYdX dan Loopring: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,96T, volume 24 jam Rp104,43M), sedangkan Loopring diperdagangkan di Rp319,34 (kapitalisasi pasar Rp532,87M, volume 24 jam Rp250,37M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Loopring, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Loopring terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Loopring selama 73 Hari.
| DYDX | LRC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,96T | Rp532,87M |
Volume (24h) | Rp104,43M | Rp250,37M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 1,4B LRC |
Typical Hold Time | 55 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →LRC adalah token berbasis Ethereum milik Loopring, sebuah protokol terbuka yang dirancang untuk membangun bursa kripto terdesentralisasi. Tujuan Loopring adalah untuk menggabungkan pencocokan centralized order dengan penyelesaian order pada blockchain yang terdesentralisasi, menjadikannya produk hybrid yang akan mengambil aspek terbaik dari bursa centralized dan bursa terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman LRC →