Perbedaan dYdX dan Liquity: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Liquity diperdagangkan di Rp3.056 (kapitalisasi pasar Rp293,74M, volume 24 jam Rp33,51M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar Liquity, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 96,3M / 100M LQTY (97%) milik Liquity. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Liquity selama 21 Hari.
| DYDX | LQTY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp293,74M |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp33,51M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 96,3M / 100M LQTY (97%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Liquity adalah protokol peminjaman terdesentralisasi di Ethereum yang menggunakan LQTY, stablecoin yang dipatok pada USD. Pemegang Ether dapat meminjam LQTY dengan biaya penukaran dan penerbitan pinjaman yang disesuaikan secara algoritmis.
Selengkapnya di halaman LQTY →