Perbedaan dYdX dan Kava: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Kava diperdagangkan di Rp802,64 (kapitalisasi pasar Rp867,12M, volume 24 jam Rp147,82M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Kava, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Kava terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Kava selama 55 Hari.
| DYDX | KAVA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp867,12M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp147,82M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 1,1B KAVA |
Typical Hold Time | 55 Hari | 55 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →KAVA adalah platform pinjaman DeFi lintas chain yang memungkinkan pengguna untuk meminjam stablecoin USDX dan menyetor berbagai cryptocurrency untuk mulai memperoleh imbal hasil. KAVA dibangun pada blockchain Cosmos dan menggunakan sistem posisi hutang dengan agunan (CDP) untuk memastikan pinjaman stablecoin selalu memiliki jaminan yang cukup.
Selengkapnya di halaman KAVA →