Perbedaan dYdX dan Hyperliquid: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Hyperliquid diperdagangkan di Rp1.158.470 (kapitalisasi pasar Rp293,38T, volume 24 jam Rp5,88T). Perbedaan utamanya: Hyperliquid jauh lebih besar — sekitar 151,2× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 253,1M / 953,3M HYPE (27%) milik Hyperliquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Hyperliquid selama 34 Hari.
| DYDX | HYPE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp293,38T |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp5,88T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 253,1M / 953,3M HYPE (27%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Hyperliquid adalah platform blockchain yang dirancang khusus untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja aplikasi decentralized finance (DeFi). Di inti teknologinya terdapat blockchain Layer 1 kustom yang dibangun dari awal untuk mengoptimalkan skalabilitas dan kecepatan. Fitur utamanya adalah HyperBFT, mekanisme konsensus eksklusif yang menghadirkan finalitas transaksi secara cepat sekaligus menjaga standar keamanan yang kuat.
Selengkapnya di halaman HYPE →