Perbedaan dYdX dan Moonbeam: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Moonbeam diperdagangkan di Rp159,18 (kapitalisasi pasar Rp187,85M, volume 24 jam Rp81,92M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar Moonbeam, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Moonbeam terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Moonbeam selama 48 Hari.
| DYDX | GLMR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp187,85M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp81,92M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 1,2B GLMR |
Typical Hold Time | 55 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Moonbeam adalah parachain kontrak pintar di Polkadot yang kompatibel dengan Ethereum. Melalui Moonbeam, pengembang bisa porting dApps Ethereum yang telah ada ke Polkadot atau membuat dApps tanpa izin yang baru dengan menggunakan tool pengembangan Ethereum yang serupa. Pengembang Ethereum juga bisa mengatasi tantangan skalabilitas akibat dari biaya dan batasan jaringan Ethereum.
Selengkapnya di halaman GLMR →