Perbedaan dYdX dan Frax: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Frax diperdagangkan di Rp4.563 (kapitalisasi pasar Rp426,2M, volume 24 jam Rp7,86M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Frax, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 93,6M / 99,7M FRAX (94%) milik Frax. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Frax selama 8 Hari.
| DYDX | FRAX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp426,2M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp7,86M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 93,6M / 99,7M FRAX (94%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →FRAX adalah token native dari ekosistem Frax, sebuah protokol keuangan terdesentralisasi yang berfokus pada pengembangan stablecoin yang scalable, efisien secara modal, dan didukung oleh kolateral sebagian. Frax menggabungkan mekanisme algoritmik dengan jaminan aset untuk menjaga stabilitas harga, sekaligus memungkinkan integrasi luas di berbagai aplikasi DeFi seperti lending, trading, dan strategi yield. Ekosistem ini bertujuan menyediakan uang digital yang stabil dan permissionless untuk sistem keuangan on-chain.
Selengkapnya di halaman FRAX →