Perbedaan dYdX dan Ethena: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan Ethena diperdagangkan di Rp1.425 (kapitalisasi pasar Rp13,64T, volume 24 jam Rp1,68T). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 9,6B / 15B ENA (64%) milik Ethena. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Ethena selama 42 Hari.
| DYDX | ENA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp13,64T |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp1,68T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 9,6B / 15B ENA (64%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →