Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dyandra Media International Tbk. (DYAN) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Dyandra Media International Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dyandra Media International Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Dyandra Media International Tbk. diperdagangkan di Rp79 (kapitalisasi pasar 341,84 M, volume 24 jam 626,7 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp318 (kapitalisasi pasar 2,08 T, volume 24 jam 47,23 jt). Perbedaan utamanya: Maharaksa Biru Energi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Dyandra Media International Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (47,23 jt vs 626,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DYANOASA
Kapitalisasi Pasar
341,84 M2,08 T
Volume
626,7 rb47,23 jt
Lot
6,27 rb472,27 rb
Perputaran
49,7 jt15,14 M
Harga Rata-rata
79,3320,52
Nilai Transaksi
49,7 jt15,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
79318
Volume Ekuilibrium Indikatif
4526,52 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DYAN
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Dyandra Media International Tbk.

PT. Dyandra Media International Tbk (the Company) was established in Jakarta on July 24, 2007. The Company commenced its commercial operations in 2007. The Company is part of Dyandra Group. The Company, one of the leading and largest corporations in the industry MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) in Indonesia.

Selengkapnya di halaman DYAN

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA