Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) vs Rig Tenders Indonesia Tbk. (RIGS)

Dwi Guna Laksana Tbk.Trading
Rig Tenders Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dwi Guna Laksana Tbk. dan Rig Tenders Indonesia Tbk.: Dwi Guna Laksana Tbk. diperdagangkan di Rp224 (kapitalisasi pasar 2,05 T, volume 24 jam 224,5 rb), sedangkan Rig Tenders Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp690 (kapitalisasi pasar 423,35 M, volume 24 jam 79,8 rb). Perbedaan utamanya: Dwi Guna Laksana Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Rig Tenders Indonesia Tbk., dan Dwi Guna Laksana Tbk. lebih aktif diperdagangkan (224,5 rb vs 79,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DWGLRIGS
Kapitalisasi Pasar
2,05 T423,35 M
Volume
224,5 rb79,8 rb
Lot
2,25 rb798
Perputaran
50,49 jt54,84 jt
Harga Rata-rata
224,91687,16
Nilai Transaksi
50,49 jt54,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
224690
Volume Ekuilibrium Indikatif
11

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DWGL
Lihat detail
RIGS
Lihat detail

Tentang Dwi Guna Laksana Tbk.

PT Dwi Guna Laksana Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 4 dated November 10, 1986 of Cornelia Juanda Tanuraharja, SH., a public notary in Surakarta.

Selengkapnya di halaman DWGL

Tentang Rig Tenders Indonesia Tbk.

PT Rig Tenders Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967, as amended by Law No. 11 year 1970, based on Notarial Deed of Mrs. Darwani Sidi Bakaroedin, S.H. No. 25 dated 22 January 1974, which was approved by the Minister of Justice of the Republic of Indonesia in his Decision Letter No. Y.A. 5/98/10, dated 1 April 1974, and was published in State Gazette of the Republic of Indonesia No. 39 dated 14 May 1974, Supplement No. 187/1974. PT. Rigs Tenders Indonesia provides shipping services for the offshore oil and gas industry in Indonesia waters. Supported by a fleet of 23 vessels since 1988.

Selengkapnya di halaman RIGS