Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Darya-Varia Laboratoria Tbk. (DVLA) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Darya-Varia Laboratoria Tbk.Trading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Darya-Varia Laboratoria Tbk. dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Darya-Varia Laboratoria Tbk. diperdagangkan di Rp1.560 (kapitalisasi pasar 1,74 T, volume 24 jam 4,1 rb), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Darya-Varia Laboratoria Tbk., dan Darya-Varia Laboratoria Tbk. lebih aktif diperdagangkan (4,1 rb vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DVLAEPMT
Kapitalisasi Pasar
1,74 T6,23 T
Volume
4,1 rb3,1 rb
Lot
4131
Perputaran
6,44 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
1.569,512.325,48
Nilai Transaksi
6,44 jt7,21 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DVLA
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Darya-Varia Laboratoria Tbk.

PT Darya-Varia Laboratoria Tbk (the Company) was established, under notarial deed No. 5 dated February 5, 1976 as amended byu deed No. 148 dated April 30, 1976 made before notary public Abdul Latief, S.H. The Company is specialized in the production of soft gelatin-based capsule.

Selengkapnya di halaman DVLA

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT