Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Duta Pertiwi Tbk (DUTI) vs Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA)

Duta Pertiwi TbkTrading
Mizuho Leasing Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Duta Pertiwi Tbk dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk.: Duta Pertiwi Tbk diperdagangkan di Rp4.300 (kapitalisasi pasar 7,96 T, volume 24 jam 200), sedangkan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp75 (kapitalisasi pasar 426,55 M, volume 24 jam 34,9 rb). Perbedaan utamanya: Duta Pertiwi Tbk jauh lebih besar — sekitar 18,7× kapitalisasi pasar Mizuho Leasing Indonesia Tbk., dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (34,9 rb vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DUTIVRNA
Kapitalisasi Pasar
7,96 T426,55 M
Volume
20034,9 rb
Lot
2349
Perputaran
860 rb2,6 jt
Harga Rata-rata
4.30074,58
Nilai Transaksi
860 rb2,6 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
200

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DUTI
Lihat detail
VRNA
Lihat detail

Tentang Duta Pertiwi Tbk

PT. Duta Pertiwi Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 237 dated December 29, 1972 of Mohamad Said Tadjoedin, S.H., a public notary in Jakarta. The Company operates and engaged in commercial mixed use development (i.e. shophouse, kiosk/small retail space, strata office space) as well as housing, shopping center, apartment, and hotel developments.

Selengkapnya di halaman DUTI

Tentang Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

PT Verena Oto Finance (the Company) was established under its original name of PT Maxima Perdana Finance base on notarial deed No.43 of Mrs Sri Nanning, S.H, dated on Jul 21, 1993. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 32 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 26, 2007, concerning among others, the change in the Companys name, increase authorized, change in par value, and increase paid-up capital.

Selengkapnya di halaman VRNA