Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Duta Pertiwi Tbk (DUTI) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Duta Pertiwi TbkTrading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Duta Pertiwi Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Duta Pertiwi Tbk diperdagangkan di Rp4.300 (kapitalisasi pasar 7,96 T, volume 24 jam 200), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Duta Pertiwi Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,1× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (21,12 jt vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DUTISQMI
Kapitalisasi Pasar
7,96 T978,87 M
Volume
20021,12 jt
Lot
2211,22 rb
Perputaran
860 rb1,32 M
Harga Rata-rata
4.30062,72
Nilai Transaksi
860 rb1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.30062
Volume Ekuilibrium Indikatif
2001,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DUTI
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Duta Pertiwi Tbk

PT. Duta Pertiwi Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 237 dated December 29, 1972 of Mohamad Said Tadjoedin, S.H., a public notary in Jakarta. The Company operates and engaged in commercial mixed use development (i.e. shophouse, kiosk/small retail space, strata office space) as well as housing, shopping center, apartment, and hotel developments.

Selengkapnya di halaman DUTI

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI