Perbedaan Dusk dan GT Protocol: Dusk diperdagangkan di Rp1.375 (kapitalisasi pasar Rp680,79M, volume 24 jam Rp50,11M), sedangkan GT Protocol diperdagangkan di Rp145,05 (kapitalisasi pasar Rp9,97M, volume 24 jam Rp3,76M). Perbedaan utamanya: Dusk jauh lebih besar — sekitar 68,3× kapitalisasi pasar GT Protocol, dan suplai beredar Dusk 497M / 1B DUSK (50%) dibanding 68,8M / 75M GTAI (92%) milik GT Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dusk selama 40 Hari dan GT Protocol selama 16 Hari.
| DUSK | GTAI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp680,79M | Rp9,97M |
Volume (24h) | Rp50,11M | Rp3,76M |
Suplai yang Beredar | 497M / 1B DUSK (50%) | 68,8M / 75M GTAI (92%) |
Typical Hold Time | 40 Hari | 16 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Dusk Network adalah blockchain privasi untuk aplikasi finansial, dengan blockchain Layer-1 yang menggerakkan standar Confidential Security Contract (XSC) dan mendukung kontrak pintar rahasia yang native. Dusk Network menyasar persyaratan dan kebutuhan pasar finansial. Inti dari desainnya adalah infrastruktur publik yang terukur, penyelesaian transaksi secara langsung, dan privasi data yang ketat.
Selengkapnya di halaman DUSK →Protokol GT menghadirkan ekosistem kuat yang menggabungkan protokol investasi untuk manajemen dana Web3 terdesentralisasi dengan Teknologi Eksekusi AI Blockchain, semuanya dapat diakses melalui GT API SDK. Ekosistem ini mencakup GT APP, platform investasi Web3 yang telah menarik pengguna terdaftar. GT Protocol juga telah mencapai tonggak penting, seperti menjadi broker resmi untuk Binance dan menjalin kemitraan dengan blockchain TRON.
Selengkapnya di halaman GTAI →