Perbedaan Duke Energy Corp dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Duke Energy Corp diperdagangkan di $116,12 (kapitalisasi pasar $91,10B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,58 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Duke Energy Corp jauh lebih besar — sekitar 26,9× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan Duke Energy Corp membagikan dividen 3,71%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Duke Energy Corp selama 74 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| DUK | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $91,10B | $3,39B |
Volume | 4.199.050 | 349.184 |
Sektor | Utilities | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $133,46 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $113,23 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 74 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $183,61B | — |
Imbal Hasil Dividen | 3,71% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DUK diperdagangkan di $115,5 dengan penurunan 0,14% hari ini, menunjukkan tekanan jangka pendek meskipun kinerja fundamental tetap solid. Perusahaan telah melampaui ekspektasi EPS dalam tiga kuartal terakhir dengan margin laba bersih 15,78% yang kuat. Analis memberikan konsensus beli 43,75% dengan target harga $134,44, sementara sinyal teknis bearish jangka pendek.
Outlook DUK positif didukung pertumbuhan pendapatan konsisten dan posisi dividen yang stabil, namun risiko utama termasuk utang tinggi (debt-to-asset 46,17%) dan tekanan dari kenaikan yield Treasury yang mengancam daya tarik saham dividen. Katalis kunci adalah kontrak pusat data dan investasi infrastruktur yang mendukung pertumbuhan jangka panjang.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Duke Energy adalah salah satu utilitas terbesar di AS, dengan utilitas teregulasi di Carolina, Indiana, Florida, Ohio, dan Kentucky, yang telah menghantarkan listrik ke lebih dari 8 juta pelanggan. Utilitas gas alam mereka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Duke beroperasi dalam tiga segmen utama: utilitas dan infrastruktur listrik.
Selengkapnya di halaman DUK →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →