Perbedaan Duke Energy Corp dan Devon Energy Corp: Duke Energy Corp diperdagangkan di $126,25 (kapitalisasi pasar $98,52B), sedangkan Devon Energy Corp diperdagangkan di $43,5 (kapitalisasi pasar $50,44B). Perbedaan utamanya: Duke Energy Corp lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Duke Energy Corp memberi dividen lebih tinggi (3,37%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| DUK | DVN | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $98,52B | $50,44B |
Sektor | Utilities | Energy |
Tertinggi 52 Minggu | $133,46 | $52,07 |
Terendah 52 Minggu | $113,99 | $31,74 |
Nilai Perusahaan | $188,56B | $57,22B |
Imbal Hasil Dividen | 3,37% | 2,38% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
DUK diperdagangkan di $126.86, naik 1.1% hari ini, dengan sinyal teknis bullish dan target konsensus analis $136.60. Perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang stabil, dengan laba bersih naik dari $2.5B pada 2022 menjadi $5.0B pada 2025, dan margin laba bersih mencapai 15.49%. Dividen kuartalan dinaikkan menjadi $1.085 per saham, mencerminkan kepercayaan manajemen terhadap arus kas. Utilitas ini mendapat perhatian sebagai saham defensif di tengah volatilitas pasar teknologi.
Outlook positif didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang konsisten dan peningkatan dividen, namun investor perlu mewaspadai tingkat utang yang tinggi (debt-to-asset 46.17% pada 2025) dan tekanan biaya investasi modal. Analis sebagian besar merekomendasikan Hold (62.5%), menunjukkan keyakinan moderat terhadap potensi apresiasi jangka pendek.
DVN diperdagangkan di $43,73, naik 3,55% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dan target konsensus analis $60,55. Laporan laba Q3 dan Q4 2025 mengungguli ekspektasi, meskipun Q1 2026 sedikit meleset. Perusahaan menunjukkan arus kas operasi yang kuat sebesar $6,71 miliar pada 2025, dengan margin laba bersih 13,71%. Aktivisme dari TOMS Capital mendorong potensi penjualan aset atau perusahaan, sementara merger Coterra diharapkan memberikan sinergi signifikan.
Outlook DVN didukung valuasi menarik (P/E 12,18) dan sentimen analis yang sangat bullish (71,43% rekomendasi beli). Risiko utama termasuk volatilitas harga minyak, tekanan aktivis, dan penurunan margin laba bersih dari 31,37% (2022) menjadi 15,37% (2025). Kinerja kuartal berikutnya dan realisasi sinergi pasca-merger menjadi katalis kunci untuk apresiasi harga saham.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Duke Energy adalah salah satu utilitas terbesar di AS, dengan utilitas teregulasi di Carolina, Indiana, Florida, Ohio, dan Kentucky, yang telah menghantarkan listrik ke lebih dari 8 juta pelanggan. Utilitas gas alam mereka telah melayani lebih dari 1,5 juta pelanggan. Duke beroperasi dalam tiga segmen utama: utilitas dan infrastruktur listrik.
Selengkapnya di halaman DUK →Devon Energy, berbasis di Oklahoma City, adalah salah satu perusahaan eksplorasi dan produksi independen terbesar di Amerika Utara. Basis aset perusahaan ini tersebar sepanjang pesisir Amerika Utara dan termasuk eksposur ke ladang minyak Delaware, STACK, Eagle Ford, Powder River Basin, dan Bakken. DI akhir tahun 2021, cadangan nyata dari Devon memiliki total setara 1,6miliar barel minyak, dan produksi nett tahun itu pada angka 572ribu boe/d, di mana minyak bumi dan gas alam cair menghimpun 74% dari totalnya, diikuti oleh gas alam.
Selengkapnya di halaman DVN →