Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Dian Swastatika Sentosa TbkTrading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dian Swastatika Sentosa Tbk dan Summarecon Agung Tbk.: Dian Swastatika Sentosa Tbk diperdagangkan di Rp800 (kapitalisasi pasar 154,11 T, volume 24 jam 159,4 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp290 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 8,87 jt). Perbedaan utamanya: Dian Swastatika Sentosa Tbk jauh lebih besar — sekitar 32,2× kapitalisasi pasar Summarecon Agung Tbk., dan Dian Swastatika Sentosa Tbk lebih aktif diperdagangkan (159,4 jt vs 8,87 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DSSASMRA
Kapitalisasi Pasar
154,11 T4,79 T
Volume
159,4 jt8,87 jt
Lot
1,59 jt88,74 rb
Perputaran
128,84 M2,58 M
Harga Rata-rata
808,29291,2
Nilai Transaksi
128,84 M2,58 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
800290
Volume Ekuilibrium Indikatif
60,24 rb866

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DSSA
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Dian Swastatika Sentosa Tbk

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (the company) was established on August 2, 1996 based on Notarial Deed No. 6 and was amended by Notarial Deed No. 35 dated October 8, 1996, both of Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. The Company operates under the Sinarmas group of business.

Selengkapnya di halaman DSSA

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA