Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Dian Swastatika Sentosa TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dian Swastatika Sentosa Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Dian Swastatika Sentosa Tbk diperdagangkan di Rp800 (kapitalisasi pasar 154,11 T, volume 24 jam 159,4 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Dian Swastatika Sentosa Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Japfa Comfeed Indonesia Tbk., dan Dian Swastatika Sentosa Tbk lebih aktif diperdagangkan (159,4 jt vs 13,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DSSAJPFA
Kapitalisasi Pasar
154,11 T23,69 T
Volume
159,4 jt13,03 jt
Lot
1,59 jt130,26 rb
Perputaran
128,84 M26,31 M
Harga Rata-rata
808,292.019,74
Nilai Transaksi
128,84 M26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
8002.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
60,24 rb8,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DSSA
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Dian Swastatika Sentosa Tbk

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (the company) was established on August 2, 1996 based on Notarial Deed No. 6 and was amended by Notarial Deed No. 35 dated October 8, 1996, both of Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. The Company operates under the Sinarmas group of business.

Selengkapnya di halaman DSSA

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA