Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) vs Jaya Agra Wattie Tbk (JAWA)

Dian Swastatika Sentosa TbkTrading
Jaya Agra Wattie TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dian Swastatika Sentosa Tbk dan Jaya Agra Wattie Tbk: Dian Swastatika Sentosa Tbk diperdagangkan di Rp990 (kapitalisasi pasar 192,64 T, volume 24 jam 341,11 jt), sedangkan Jaya Agra Wattie Tbk diperdagangkan di Rp129 (kapitalisasi pasar 2,11 T, volume 24 jam 261,5 rb). Perbedaan utamanya: Dian Swastatika Sentosa Tbk jauh lebih besar — sekitar 91,3× kapitalisasi pasar Jaya Agra Wattie Tbk, dan Dian Swastatika Sentosa Tbk lebih aktif diperdagangkan (341,11 jt vs 261,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DSSAJAWA
Kapitalisasi Pasar
192,64 T2,11 T
Volume
341,11 jt261,5 rb
Lot
3,41 jt2,62 rb
Perputaran
334,88 M34,17 jt
Harga Rata-rata
981,73130,68
Nilai Transaksi
334,88 M34,17 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.005131
Volume Ekuilibrium Indikatif
55,63 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DSSA
Lihat detail
JAWA
Lihat detail

Tentang Dian Swastatika Sentosa Tbk

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (the company) was established on August 2, 1996 based on Notarial Deed No. 6 and was amended by Notarial Deed No. 35 dated October 8, 1996, both of Linda Herawati, S.H., a public notary in Jakarta. The Company operates under the Sinarmas group of business.

Selengkapnya di halaman DSSA

Tentang Jaya Agra Wattie Tbk

PT Jaya Agra Wattie was founded with the name Handel Maatschappij J.A. Wattie and Company Limited. PT Jaya Agra Wattie (Persero) is one of private agribusiness corporations engaging in plantation, processing and agricultural logistics and marketing activities. Having 90 years of experience in the agriculture sector, the company continually strengthens its business base through a diversification approach by cultivating various premium plantations of primary raw commodities such as rubber, crude palm oil (CPO), coffee and tea.

Selengkapnya di halaman JAWA