Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Dharma Satya Nusantara Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Dharma Satya Nusantara Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Dharma Satya Nusantara Tbk. diperdagangkan di Rp1.210 (kapitalisasi pasar 12,83 T, volume 24 jam 1,86 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Dharma Satya Nusantara Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,5× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 1,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DSNGSQMI
Kapitalisasi Pasar
12,83 T947,79 M
Volume
1,86 jt13,56 jt
Lot
18,62 rb135,59 rb
Perputaran
2,24 M797,5 jt
Harga Rata-rata
1.202,7458,82
Nilai Transaksi
2,24 M797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.21057
Volume Ekuilibrium Indikatif
3739,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DSNG
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Dharma Satya Nusantara Tbk.

PT Dharma Satya Nusantara Tbk (the Company) was establised by deed of James Herman Rahardjo, S.H., acting Notary in Jakarta, dated September 29, 1980 No. 279, amended by deed of notary public Kartini Muljadi, SH dated 3 September 1981 No. 24.

Selengkapnya di halaman DSNG

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI