Perbedaan Drift dan Zilliqa: Drift diperdagangkan di Rp250,49 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp53,7 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp41,1M). Perbedaan utamanya: Zilliqa jauh lebih besar — sekitar 7× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai Zilliqa dibatasi (20,1B / 21B ZIL (96%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Zilliqa selama 128 Hari.
| DRIFT | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp41,1M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 128 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →