Perbedaan Drift dan ZetaChain: Drift diperdagangkan di Rp252,83 (kapitalisasi pasar Rp153,85M, volume 24 jam Rp56,55M), sedangkan ZetaChain diperdagangkan di Rp625,14 (kapitalisasi pasar Rp937,29M, volume 24 jam Rp70,81M). Perbedaan utamanya: ZetaChain jauh lebih besar — sekitar 6,1× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai ZetaChain dibatasi (1,5B / 2,1B ZETA (72%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan ZetaChain selama 19 Hari.
| DRIFT | ZETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,85M | Rp937,29M |
Volume (24h) | Rp56,55M | Rp70,81M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 1,5B / 2,1B ZETA (72%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →ZetaChain adalah blockchain universal pertama yang menyediakan akses native ke Bitcoin, Ethereum, Solana, dan lainnya. Platform ini menghadirkan pengalaman pengguna yang mulus dan likuiditas terpadu bagi miliaran pengguna. Dengan Universal EVM, ZetaChain memungkinkan pengembang membuat Universal Apps yang berfungsi secara native di berbagai blockchain, menciptakan ekosistem crypto yang lancar dari satu platform.
Selengkapnya di halaman ZETA →