Perbedaan Drift dan Zama: Drift diperdagangkan di Rp251,02 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan Zama diperdagangkan di Rp591,93 (kapitalisasi pasar Rp1,3T, volume 24 jam Rp421,53M). Perbedaan utamanya: Zama jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 2,2B ZAMA milik Zama. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Zama selama 4 Hari.
| DRIFT | ZAMA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp1,3T |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp421,53M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 2,2B ZAMA |
Typical Hold Time | 11 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Zama adalah protokol kriptografi yang memungkinkan smart contract rahasia dan transaksi aset terenkripsi di blockchain publik. Didukung oleh Fully Homomorphic Encryption (FHE), protokol ini memungkinkan komputasi pada data terenkripsi dengan tetap dapat diverifikasi. Zama berfungsi sebagai lapisan lintas chain yang terintegrasi dengan L1 dan L2 untuk menambahkan privasi terprogram pada aplikasi terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman ZAMA →