Perbedaan Drift dan Tether Gold: Drift diperdagangkan di Rp250,12 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp72.499.930 (kapitalisasi pasar Rp44,86T, volume 24 jam Rp2,91T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 292,4× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 612,8K XAUT milik Tether Gold. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Tether Gold selama 36 Hari.
| DRIFT | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp44,86T |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp2,91T |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 11 Hari | 36 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →