Perbedaan Drift dan The White Whale: Drift diperdagangkan di Rp200,17 (kapitalisasi pasar Rp122,5M, volume 24 jam Rp32,02M), sedangkan The White Whale diperdagangkan di Rp20,86 (kapitalisasi pasar Rp20,61M, volume 24 jam Rp3,37M). Perbedaan utamanya: Drift jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar The White Whale, dan suplai The White Whale dibatasi (999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 13 Hari dan The White Whale selama 10 Hari.
| DRIFT | WHITEWHALE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp122,5M | Rp20,61M |
Volume (24h) | Rp32,02M | Rp3,37M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →The White Whale adalah memecoin berbasis Solana yang menekankan kepemilikan komunitas dan transparansi. Token ini merepresentasikan trader ritel yang menentang praktik pasar yang tidak adil, dengan suplai tetap tanpa pajak atau burn. Dengan filosofi “whale untuk semua,” WHITEWHALE berfokus pada kepercayaan, edukasi, dan keberlanjutan jangka panjang, bukan sekadar hype.
Selengkapnya di halaman WHITEWHALE →