Perbedaan Drift dan Telcoin: Drift diperdagangkan di Rp251,4 (kapitalisasi pasar Rp153,4M, volume 24 jam Rp54,74M), sedangkan Telcoin diperdagangkan di Rp38,48 (kapitalisasi pasar Rp3,73T, volume 24 jam Rp14,87M). Perbedaan utamanya: Telcoin jauh lebih besar — sekitar 24,3× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai Telcoin dibatasi (96,1B / 100B TEL (97%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Telcoin selama 11 Hari.
| DRIFT | TEL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,4M | Rp3,73T |
Volume (24h) | Rp54,74M | Rp14,87M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 96,1B / 100B TEL (97%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Telcoin, diluncurkan pada 2017 dan dikelola oleh Telcoin Association, adalah fintech yang beroperasi di 171 negara. Menggabungkan blockchain, telekomunikasi, dan perbankan digital untuk menyediakan layanan keuangan terjangkau. Dompet Telcoin mendukung lebih dari 100 aset digital dan memfasilitasi pengiriman uang global. Telcoin diatur sebagai Virtual Asset Service Provider di UE dan Argentina, Major Payment Institution di Singapura, dan Money Services Business di beberapa negara.
Selengkapnya di halaman TEL →