Perbedaan Drift dan Lido Staked Ether: Drift diperdagangkan di Rp252,11 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan Lido Staked Ether diperdagangkan di Rp32.073.858 (kapitalisasi pasar Rp293,82T, volume 24 jam Rp152,17M). Perbedaan utamanya: Lido Staked Ether jauh lebih besar — sekitar 1915,1× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 9,2M STETH milik Lido Staked Ether. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Lido Staked Ether selama 20 Hari.
| DRIFT | STETH | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp293,82T |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp152,17M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 9,2M STETH |
Typical Hold Time | 11 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →StETH adalah token derivatif yang mewakili ETH yang distake di Lido. Lido adalah protokol terdesentralisasi yang memungkinkan pengguna untuk stake ETH dan ikut serta dalam mekanisme konsensus Ethereum.
Selengkapnya di halaman STETH →