Perbedaan Drift dan MyShell: Drift diperdagangkan di Rp251,06 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp361,7 (kapitalisasi pasar Rp147,73M, volume 24 jam Rp75,96M). Perbedaan utamanya: Drift dan MyShell berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai MyShell dibatasi (409,1M / 1B SHELL (41%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan MyShell selama 20 Hari.
| DRIFT | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp147,73M |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp75,96M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →