Perbedaan Drift dan Stader: Drift diperdagangkan di Rp204,52 (kapitalisasi pasar Rp124,82M, volume 24 jam Rp40,16M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp130,23M, volume 24 jam Rp12,18M). Perbedaan utamanya: Drift dan Stader berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 13 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| DRIFT | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp124,82M | Rp130,23M |
Volume (24h) | Rp40,16M | Rp12,18M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 13 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →