Perbedaan Drift dan RedStone: Drift diperdagangkan di Rp251,44 (kapitalisasi pasar Rp153,4M, volume 24 jam Rp54,74M), sedangkan RedStone diperdagangkan di Rp2.047 (kapitalisasi pasar Rp907,97M, volume 24 jam Rp140,56M). Perbedaan utamanya: RedStone jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai RedStone dibatasi (446,9M / 1B RED (45%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan RedStone selama 13 Hari.
| DRIFT | RED | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,4M | Rp907,97M |
Volume (24h) | Rp54,74M | Rp140,56M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 446,9M / 1B RED (45%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →RedStone ($RED) adalah jaringan oracle terdesentralisasi yang menyediakan data khusus untuk aplikasi DeFi di lebih dari 70 blockchain. Token RED mendukung staking, menjaga keamanan jaringan, dan memberikan imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman RED →