Perbedaan Drift dan Nillion: Drift diperdagangkan di Rp202,2 (kapitalisasi pasar Rp123,67M, volume 24 jam Rp38,48M), sedangkan Nillion diperdagangkan di Rp760,09 (kapitalisasi pasar Rp385,63M, volume 24 jam Rp711,78M). Perbedaan utamanya: Nillion jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 499,5M NIL milik Nillion. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 13 Hari dan Nillion selama 8 Hari.
| DRIFT | NIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp123,67M | Rp385,63M |
Volume (24h) | Rp38,48M | Rp711,78M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 499,5M NIL |
Typical Hold Time | 13 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Nillion adalah jaringan komputasi dan penyimpanan pribadi yang dirancang untuk AI dan data, dikenal sebagai “blind computer.” Jaringan ini menggunakan Privacy-Enhancing Technologies (PETs) untuk memungkinkan komputasi dan penyimpanan data secara aman sambil menjaga privasi. Token utilitas aslinya, NIL, digunakan untuk biaya jaringan, pembayaran di Coordination Layer dan Petnet, staking untuk keamanan jaringan, serta partisipasi dalam tata kelola melalui modul on-chain.
Selengkapnya di halaman NIL →