Perbedaan Drift dan Terra Classic: Drift diperdagangkan di Rp251,04 (kapitalisasi pasar Rp153,4M, volume 24 jam Rp54,74M), sedangkan Terra Classic diperdagangkan di Rp1,09 (kapitalisasi pasar Rp5,96T, volume 24 jam Rp206,71M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 38,9× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai Terra Classic dibatasi (5,5T / 6,5T LUNC (86%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Terra Classic selama 187 Hari.
| DRIFT | LUNC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,4M | Rp5,96T |
Volume (24h) | Rp54,74M | Rp206,71M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 187 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →