Perbedaan Drift dan Solayer: Drift diperdagangkan di Rp203,6 (kapitalisasi pasar Rp125,11M, volume 24 jam Rp40,18M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.061 (kapitalisasi pasar Rp502,76M, volume 24 jam Rp197,87M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 4× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 475,5M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 13 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| DRIFT | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp125,11M | Rp502,76M |
Volume (24h) | Rp40,18M | Rp197,87M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 13 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →