Perbedaan Drift dan Solayer: Drift diperdagangkan di Rp251,93 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.174 (kapitalisasi pasar Rp545,89M, volume 24 jam Rp195,72M). Perbedaan utamanya: Solayer jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 466,1M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Solayer selama 33 Hari.
| DRIFT | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp545,89M |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp195,72M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 466,1M LAYER |
Typical Hold Time | 11 Hari | 33 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →