Perbedaan Drift dan Lagrange: Drift diperdagangkan di Rp251,79 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.047 (kapitalisasi pasar Rp200,63M, volume 24 jam Rp156,13M). Perbedaan utamanya: Lagrange lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Drift 611,5M DRIFT dibanding 193M LA milik Lagrange. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| DRIFT | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp200,63M |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp156,13M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 193M LA |
Typical Hold Time | 11 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →