Perbedaan Drift dan GoMining: Drift diperdagangkan di Rp250,7 (kapitalisasi pasar Rp153,42M, volume 24 jam Rp55,21M), sedangkan GoMining diperdagangkan di Rp5.169 (kapitalisasi pasar Rp2,09T, volume 24 jam Rp163,29M). Perbedaan utamanya: GoMining jauh lebih besar — sekitar 13,6× kapitalisasi pasar Drift, dan suplai GoMining dibatasi (404M / 404M GOMINING (100%)), sedangkan Drift terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Drift selama 11 Hari dan GoMining selama 12 Hari.
| DRIFT | GOMINING | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp153,42M | Rp2,09T |
Volume (24h) | Rp55,21M | Rp163,29M |
Suplai yang Beredar | 611,5M DRIFT | 404M / 404M GOMINING (100%) |
Typical Hold Time | 11 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Drift adalah decentralized exchange (DEX) sepenuhnya on-chain untuk trading perpetual dan spot, dibangun di atas blockchain Solana. Platform ini memberikan kesempatan bagi para trader untuk memperdagangkan pasar pra-peluncuran maupun token yang sudah diluncurkan, dengan leverage hingga 10x. Selain stablecoin, para trader juga dapat menggunakan berbagai aset sebagai jaminan, meningkatkan efisiensi modal.
Selengkapnya di halaman DRIFT →GoMining adalah token utilitas yang mendukung ekosistem penambangan Bitcoin, menghubungkan aset digital dengan infrastruktur dunia nyata. Pengguna dapat mengelola dan meraih hasil tambang melalui produk berbasis NFT tanpa perangkat keras. GOMINING digunakan untuk pembayaran layanan, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman GOMINING →