Perbedaan Polkadot dan Terra: Polkadot diperdagangkan di Rp13.833 (kapitalisasi pasar Rp23,51T, volume 24 jam Rp820,89M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp782,64 (kapitalisasi pasar Rp552,46M, volume 24 jam Rp209,06M). Perbedaan utamanya: Polkadot jauh lebih besar — sekitar 42,6× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Polkadot dibatasi (1,7B / 2,1B DOT (81%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Polkadot selama 118 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| DOT | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp23,51T | Rp552,46M |
Volume (24h) | Rp820,89M | Rp209,06M |
Suplai yang Beredar | 1,7B / 2,1B DOT (81%) | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 118 Hari | 82 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Polkadot (DOT) saat ini diperdagangkan di zona bearish dengan harga Rp13.833, turun dari level resistance utama. Sinyal teknis menunjukkan tekanan jual yang kuat dari rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Supply yang beredar mencapai 81% dari total, menunjukkan tokenomics yang matang. Tidak ada update protokol besar-besaran yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir, namun ekosistem parachain terus berkembang.
Outlook jangka pendek tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul di level support Rp13.007 jika terjadi rebound, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan kondisi pasar kripto yang masih rentan terhadap sentimen makroekonomi.
Terra (LUNA) menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp764,17 dan market cap Rp543,86 juta. Indikator teknis Moving Averages dan Oscillators mengkonfirmasi tren positif, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Token berada di atas support kunci S1 (Rp758) dengan resistance terdekat di R1 (Rp960). Hold time rata-rata 82 hari mengindikasikan keyakinan jangka panjang holder.
Outlook positif didukung momentum teknis kuat, namun risiko overbought dan volatilitas tinggi perlu diwaspadai. Peluang terletak pada breakout di atas Rp960, sementara break di bawah Rp758 bisa memicu koreksi. Perhatikan perkembangan ekosistem Terra dan sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Dikembangkan oleh Gavin Wood (salah satu pendiri Ethereum) bersama dengan Peter Czaban dan Robert Habermeier pada 2016. Aset kripto ini akhirnya diluncurkan pada 2020 dengan tujuan mengajak jaringan komputer global untuk menggunakan teknologi blockchain sehingga penggunanya dapat meluncurkan teknologi blockchain mereka sendiri.
Selengkapnya di halaman DOT →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →