Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Global Sukses Digital Tbk. (DOSS) vs Tembaga Mulia Semanan Tbk. (TBMS)

Global Sukses Digital Tbk.Trading
Tembaga Mulia Semanan Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Global Sukses Digital Tbk. dan Tembaga Mulia Semanan Tbk.: Global Sukses Digital Tbk. diperdagangkan di Rp134 (kapitalisasi pasar 232,88 M, volume 24 jam 148,7 rb), sedangkan Tembaga Mulia Semanan Tbk. diperdagangkan di Rp1.230 (kapitalisasi pasar 892,64 M, volume 24 jam 28,9 rb). Perbedaan utamanya: Tembaga Mulia Semanan Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Global Sukses Digital Tbk., dan Global Sukses Digital Tbk. lebih aktif diperdagangkan (148,7 rb vs 28,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

DOSSTBMS
Kapitalisasi Pasar
232,88 M892,64 M
Volume
148,7 rb28,9 rb
Lot
1,49 rb289
Perputaran
19,43 jt35,54 jt
Harga Rata-rata
130,691.229,69
Nilai Transaksi
19,43 jt35,54 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
135
Volume Ekuilibrium Indikatif
100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

DOSS
Lihat detail
TBMS
Lihat detail

Tentang Global Sukses Digital Tbk.

PT Global Sukses Digital Tbk (Company) was established based on Deed No. 03 dated October 1, 2013 by Fenty Abidin, S.H., Notary in Jakarta. The Company began commercial operations in 2013. PT Sukses Investama Indonesia is a parent entity and an ultimate parent entity of the Company.

Selengkapnya di halaman DOSS

Tentang Tembaga Mulia Semanan Tbk.

PT. Tembaga Mulia Semanan Tbk was incorporated based on the Notarial Deed No. 31 dated February 3, 1977 of Kartini Muljadi, S.H., as amended by Notarial Deed No. 48 dated July 6, 1977 of the same notary. The company has started commercial production since Dec 1979. And started production/assembly of electronics wire/cable in 1993. Drawn wire in 1995 and assembly of optical fibre cable in 1998, tinned copper in 1998.

Selengkapnya di halaman TBMS